Jumat, 29 Oktober 2010

Jangan Pernah Katakan “Akan”

Pernahkah anda mempunyai impian yang ingin diwujudkan. Mempunyai target yang ingin dicapai. Saya tahu pasti anda memilikinya.. karena jika tidak! anda sudah termasuk orang yang gagal. Mengapa? Karena orang gagal adalah orang yang tidak memiliki tujuan dalam hidupnya.Tapi saya percaya anda bukan orang gagal. Saya percaya anda adalah orang yang mempunyai mimpi! Sekarang tinggal bagaimana caranya membuat mimpi anda menjadi kenyataan seperti cerita sukses pengemis yang lalu. Ada banyak jalan menuju Roma, disini saya hanya ingin memperkuat hati anda untuk segera mengambil salah satu jalan tersebut.

Saya kembali teringat sebuah kalimat motivasi yang bunyinya kurang lebih seperti ini. Orang gagal mengatakan “aku akan sukses” berkali-kali. Namun orang sukses mengatakan “aku akan sukses” hanya satu kali saja. Maksudnya adalah….Terkadang kita selalu mengucapkan keinginan untuk sukses berkali-kali namun tanpa tindakan yang nyata. Padahal kesuksesan ada karena ada sebuah tindakan.

Sebenarnya ada kesalahan dalam berfikir kita selama ini. Kita selalu mengatakan “akan” untuk mencapai tujuan..padahal mungkin itu bisa membuat kita malah tidak akan mewujudkannya. Coba deh berapa kali orang mengatakan ini :

  • Aku akan menjadi pengusaha
  • Aku akan mempunyai mobil
  • Aku akan menjadi presindent.

Apakah anda juga termasuk orang yang sering mengatakan itu semua? Lalu apa yang terjadi saat ini? Apakah anda masih gagal? Jika jawabannya “ya” berarti mungkin ini masalah anda. Lupakanlah menggunakan kata “Akan”, itu hanya membuat anda semakin malas mengejar tujuan anda. Bahkan LEBIH PARAH mengurangi SEMANGAT anda. Gunakan saja kata “Pasti” untuk membuat hati anda menggelora seperti api :

  • Aku pasti menjadi pengusaha
  • Aku pasti mempunyai mobil
  • Aku pasti menjadi presindent.

Tanyakanlah kepada yang paling bisa anda percayai, yaitu hati anda. Tanyakanlah kepada hati anda “Apakah mimpi dan tujuan saya”. Lalu gunakan kata “PASTI” untuk mewujudkannya. Selamat Berjuang!!!

Cerita sukses seorang Pengemis

Tanggal 19 januari 2001, Di sebuah kota besar yang berada di planet ke tiga Galaksi MilkyWay. Pada sore hari ketika banyak orang pulang kerja. Ada satu orang pengusaha menaiki mobil BMW serta terlihat sedang terburu-buru. Dia turun dan menuju ATM terdekat untuk mengambil sejumlah uang yang pasti uangnya dalam jumlah BESAR. Di depan ATM itu ada seorang yang sedang duduk-duduk dilantai. Pakainnya kumuh, berlubang dan seperti tidak pernah dicuci. Sorot matanya menunjukkan seseorang yang tidak mempunyai harapan. Didepannya ada sebuah gelas berisi uang. Jika anda sedang berpikir dia adalah seorang pengemis. Anda 100% benar. Tapi si pengusaha dengan cueknya melangkah melewati si pengemis dan masuk ke dalam ruang ATM. Ternyata di dalam pengusaha itu tidak ingin mengambil uang, dia hanya sekedar ingin mentransfer uang yang pasti transfernya dalam jumlah BESAR.

Ketika dia hendak keluar. Entah perasaan darimana si pengusaha menjadi iba kepada pengemis. WOW! dia mengambil dompet dari sakunya. Setelah melihat dari pojok kiri ke pojok kanan sisi dompet. Dia akhirnya berhasil menemukan uang dengan nominal paling kecil! Seribu Rupiah dia berikan kepada si pengemis. Terima Kasih tuan, Kata si pengemis dengan bibir tersenyum senang. Sampai senangnya dia mengambil uang seribuan itu dari gelas dan memegangnya dengan kuat. Hmmmmm… mungkin ini adalah pendapatan terbesarnya hari itu. Exspresi dari pengusaha itu hanya tersenyum kecut. Tidak lebih dari itu! kemudian dia mulai meninggalkan si pengemis menuju mobil mewahnya. Lalu… entah kenapa! ketika dia ingin memasuki mobil… dia seperti tidak rela memberi uang dengan cuma-cuma kepada pengemis tadi.

Dasar Kikir! Dia berlari kembali menuju ke pengemis. Ketika ingin mengambil uang seribuan miliknya. Dia tertahan! atau tidak bisa karena uangnya masih digenggam oleh si pengemis. Akhirnya tanpa pikir panjang, Si Pengusaha mengambil gelas pengemis yang mungkin adalah harta satu-satunya. Dengan enteng dan terlihat seperti mengejek. Si pengusaha kikir itu berkata:”Kamu juga pengusaha bukan?”. Kemudian pengusaha berlari kembali ke mobilnya dan si pengemis hanya bisa melongo. Walau samar-samar terlihat ada air yang keluar dari matanya.Hmmmmm… Bersamaan dengan itu terlihat langit sudah berwarna merah. Mataharipun mulai terbenam.

8 tahun kemudian…Tepatnya tanggal 2 juli 2009. Di sebuah gedung mewah yang terdapat di kota besar di planet bumi. Si pengusaha sedang berada di kantornya. Melamun! bahkan terlihat seperti orang stres. Tentu saja dia stres gara-gara krisis ekonomi global, bisnisnya hampir bangkrut! tinggal menunggu hari saja dia akan menjadi miskin. Suatu hal yang tidak pernah dia rasakan seumur hidup. Belum lagi tanggungan hutang yang tidak bisa dia bayar.Bukan hanya jatuh miskin, mungkin dia akan masuk penjara karena tidak bisa melunasi hutangnya.Tiba-tiba telepon berdering. Ternyata itu dari sekertarisnya. “Pak ada orang yang mau bertemu dengan bapak”. Sebenarnya pengusaha itu sedang malas menemui siapa-siapa. Apalagi orang yang tidak dikenalnya. Namun dia putuskan untuk menemui si tamu misterius ini. Tamu misterius itu pun masuk. Lalu diikuti dengan basa-basi singkat seperti perkenalan nama dsb. Lalu pengusaha pun menanyakan maksud kedatangan si tamu.

ALANGKAH KAGETNTA..!

Tamu misterius itu mau menginvestasikan uang dalam jumlah besar dalam perusahaannya. Bahkan jumlah uang itu juga sanggup melunasi hutang perusahaan. Pengusaha itu hanya melongo tidak percaya.Tapi sebelum si pengusaha berhenti dari kegiatan melongonya. Si tamu misterius itu berkata :“Mungkin bapak sudah lupa terhadap saya”. Dulu saya adalah pengemis yang sering mangkal di depan ATM. Gara-gara bapak dulu ngomong kayak gini Kamu juga pengusaha bukan? Saya waktu itu benar-benar terharu. Anda tidak menganggap saya sebagai pengemis seperti orang lain, melainkan penjual yang sedang menjual barang. Waktu itu juga saya berhenti mengemis. Lalu merintis usaha saya sendiri dan bisa bapak lihat akhirnya saya BERHASIL

Jadi begitulah teman – teman kesuksesan PASTI berawal dari sebuah motivasi. Memang Cerita diatas hanyalah kisah fiksi. Tapi saya harap setelah membaca cerita ini…anda bisa membuatnya menjadi kisah nyata.

Sabtu, 07 Agustus 2010

MARHABAN YA RAMADHAN


Ramadhan merupakan satu bulan mulia yang senantiasa ditunggu, bulan dimana umat islam menjalankan  ibadah puasa sepanjang bulan itu. Tatkala Ramadhan datang menjelang, Rasulullah SAW menyambut dengan ucapan :” marhaban bil-muthahhir”, artinya, “selamat datang wahai pembersih”. Sahabat yang mendengar bertanya,“Wamal muthahhiru ya Rasulullah?,(siapakah yang dimaksud pembersih itu,wahai Rasulullah?)”. Rasulullah SAW menjawab “al-muthahhiru syahru Ramadhana, yuthahhiruna min dzunubii wal ma’ashiy (pembersih itu adalah Ramadhandia membersihkan kita dari dosa dan ma’shiyat). Bersih (diri dan jiwa) adalah bukti ketaqwaan seseorang. Puasa (shaum) merupakan ibadah khusus dalam bulan Ramadhan, niscaya sangat berperan membersihkan diri pelakunya (shaimin), manakala bisa menerapkan sikap dan amalan-amalan terpuji tadi. Bimbingan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, jelas menyebutkan di dalam                           

Al Quranul Karim, yang artinya ;

”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu (pengikut Taurat dan Injil) agar kamu
bertaqwa (tetap terpelihara, bersih dari dosa dan
makshiayat)”. (QS.2, al Baqarah,ayat 183).

Pada hakekatnya semua ibadah (termasuk puasa) adalah pembuktian seorang apakah  ia benar beriman dan mampu bersyukur (berterima kasih) kepada Allah yang telah menjadikan dirinya, menyiapkan kehidupan baginya dan menyediakan segala sesuatu keperluannya untuk hidup ini. Dengan demikian haruslah dipahami bahwa umumnya ibadah (diantaranya puasa) sesungguhnya bukti nyata kesiapan seseorang dalam melaksanakan perintah-perintah Allah dengan jujur. Kejujuran kepada Allah tampak secara pasti pada kesediaan melaksanakan imsak (menahan) nafsu dari makan, minum, bersebadan (sanggama) suami istri di siang hari (sejak mulai imsak hingga datangnya waktu berbuka), juga kesediaan menunaikan semua aturan-aturan berkenaan dengan ibadah yang tengah dilakukan itu. Puasa dibulan Ramadhan tidak sekedar hanya menahan makan dan minum dalam pengertian umumnya. Lebih khusus lagi melatih  agar tidak bertindak tidak senonoh dan kurang terpuji seperti bersuara keras, berbohong, memperkatakan orang (bergunjing), menyakiti perasaan orang lain. Inilah yang senantiasa diingatkan, maka bulan puasa dijadikan arena pelatihan fisik dan kejiwaan. Ibadah puasa adalah ibadah besar yang tegolong kepada jihadun-nafs (pembentukan watak) sabar, setia, taat, dan sifat utama lainnya, sesuai bimbingan Rasulullah SAW;

 

“Man shaama Ramadhana Imanan wah tisaaban, ghufira

lahu maa taqaddama min dzanbihi” (Al Hadist).

Artinya,”Siapa saja yang melaksanakan puasa (shaum) Ramadhanan dengan iman dan ihtisab (perhitungan-perhitungan menurut syarat-syarat puasa, memelihara segala aturan-aturan puasa), maka di  ampuni dosa-dosanya terdahulu”

Hmm… ^.^ inilah suatu kesempatan besar yang di janjikan kepada setiap orang yang menunaikan badah puasa didalam Ramadhan, semoga kita semua sempat melaksanakan dan merasakan nikmatnya tahun ini. Amin…(rzk)

SUSUNAN KEPENGURUSAN FKIQ Periode 2010-2011

Alhahamdulillah, susunan kepengurusan baru FKIQ 2010-2011 telah terbentuk. Semoga mendapat ridho ALLAH SWT. dalam melaksanakan tugas. amin.....

Susunan Kepengurusan Forum Kajian Qur’aini Biologi ITS 2010/2011

Ketua Umum : Acik Afandi

Sekretaris Umum : Adam

Bendahara Umum : 1. Efi Indrayani

2. Umi Sholikah

Departemen Pembinaan

Kepala Departemen : Muhibul Ibad

Sekretaris Departemen : Yusriah

Staff : 1. Slamet Sumarko

2. Indrawan Tauchid

3. M. Ainul

4. Citra Fitrie Riyani

5. Hutami Tri Retnani

6. Niki Babibi


Departemen Keputrian

Kepala Departemen : Ainis Shofa Marwah

Sekretaris Departemen : Irma Alfiah

Staff : 1. Alfin Mustafida

2. Ima Mufidatul Ilmi

3. Abidatul Chairiyah

4. Dwi Riesya

5. Ida Wilujeng A.U

6. Nadya A.


Departemen Syiar

Kepala Departemen : M. Zainul Muttaqin

Sekretaris Departemen : Yunis

Kepala Divisi Kajian dan IT : Arif Luqman

Staff : 1. Achmad Chusnun Ni’am

2. Resti Dyah Faryanti

3. Sofyan Aris

4. M. Romadhoni

Kepala Divisi BPU : Riska Amalia

Staff : 1. Kurniawan F. Masrif

2. Endang Lestari

3. Vina Sita

4. Roqib Muta’ali